Archive for September, 2006

Tolong

Friday, September 29th, 2006

Interaksi yang unik,
membuat saya terusik..

Mucul tiba-tiba,
meretas segala asa..

Marhaban yaa Ramadhan

Friday, September 29th, 2006

Hanya kita yang tau kualitas ibadah puasa kita,
jadi siapkan diri menyambut bulan suci,
bukan sekadar ta’jil yang lezat,
pakaian baru,
dan menghitung berapa jumlah parsel..
Selamat menunaikan ibadah puasa,
semoga rahmat Allah tercurah pada kita semua,
karena hanya dengan rahmat-Nya,
kita dapat merasakan sejuknya surga,
amiin Allahuma amiin.

Suka Banget

Friday, September 29th, 2006

Saya lagi suka banget sama lagu John Legend yang judulnya Ordinary Love..saya yakin anda juga punya pendapat yang sama. Bahkan salah satu operator selular menbuatnya menjadi dua versi, oroginal dan versi upbeat. Kabarnya -yang saya denger di stasiun radio, lagu ini jadi semacam terapi untuk pasangan yang sudah menikah namun bermasalah di US sana. Saya kutip ya liriknya,

Ordinary People by John Legend


[Verse 1]

Girl im in love with you

This ain’t the honeymoon

Past the infatuation phase

Right in the thick of love

At times we get sick of love

It seems like we argue everyday

[Bridge]

I know i misbehaved

And you made your mistakes

And we both still got room left to grow

And though love sometimes hurts

I still put you first

And we’ll make this thing work

But I think we should take it slow

[Chorus]

We’re just ordinary people

We don’t know which way to go

Cuz we’re ordinary people

Maybe we should take it slow (Take it slow oh oh ohh)

This time we’ll take it slow (Take it slow oh oh ohh)

This time we’ll take it slow

[Verse 2]

This ain’t a movie no

No fairy tale conclusion ya’ll

It gets more confusing everyday

Sometimes it’s heaven sent

Then we head back to hell again

We kiss and we make up on the way

[Bridge]

I hang up you call

We rise and we fall

And we feel like just walking away

As our love advances

We take second chances

Though it’s not a fantasy

I Still want you to stay

[Chorus]

We’re just ordinary people

We don’t know which way to go

Cuz we’re ordinary people

Maybe we should take it slow (Take it slow oh oh ohh)

This time we’ll take it slow (Take it slow oh oh ohh)

This time we’ll take it slow

[Verse 3]

Take it slow

Maybe we’ll live and learn

Maybe we’ll crash and burn

Maybe you’ll stay, maybe you’ll leave,

maybe you’ll return

Maybe another fight,

Maybe we won’t survive

But maybe we’ll grow

We never know baby youuuu and I

[Chorus]

We’re just ordinary people

We don’t know which way to go(hey)

Cuz we’re ordinary people

Maybe we should take it slow (Heyyy)

We’re just ordinary people

We don’t know which way to go

Cuz we’re ordinary people

Maybe we should take it slow (Take it slow oh oh ohh)

This time we’ll take it slow (Take it slow oh oh ohh)

This time we’ll take it slow

take it sloww

take it slow

this time we’ll take it slow

take

Here I come !

Friday, September 29th, 2006

Sudah lama nih saya ‘nganggurin’ blog saya, bukan karena sok sibuk juga ya saudara Dendi ;-p Tapi memang saya kurang fit diminggu2 kemarin. Jadi berimbas ke isi kepala saya. Begini ceritanya, mulai dari gejala flu berat karena udara di luar panas banget ditambah ada perbaikan jalan di depan rumah -apa hubungannya?. Jelas ada, debunya itu yang bikin alergi ditambah kondisi yang agak drop juga jadilah saya flu berat. Lalu flu belum sembuh, sakit perut datang tiba2, hebat pula. Uh kalau boleh milih untuk tidak mengalami siklus bulanan, sakitnya minta ampyuuun. Mau gimana lagi, nasib…nasib. Terus nyeri hilang walau masih flu, sendi saya kecetit, padahal saya paling takut buat di pijat -geli juga sih. Ke dokter cuma dikasih obat neorotropik, serasa udah uzur jadinya. Jangan buru2 menuduh saya penyakitan lho, saya tuh alhamdulillah jarang sakit, absen sekolah dulu bersih dari izin. Walaupun di rumah saya paling kecil -kalau gak mau dibilang kurus, tapi saya jarang ada keluhan. Yaaa anggap aja ini peringatan sedikit untuk melihat ‘kedalam’

Orang ini

Tuesday, September 12th, 2006

Saya tidak punya keterikatan baik itu persahabatan atau lokasi dengan orang ini. Bahkan ketika kita berada di satu komunitas yang sama, saya bahkan mengaggapnya sebagai teman dan hanya teman. Dari percakapan basa-basi hingga saya menjadi orang yang telat mengetahui nomor ponsel nya ketimbang teman2 saya yang lain. Ini bukan berarti saya menganggap selewatan saja, saya merasa dia istimewa dari sisi personal. Saya selalu saja kagum dari cara bicara, bahkan berbuat sesuatu. saya tau dia bukan ‘orang biasa’ yang membuat  harus mempersiapkan diri untuk cari bahan obrolan sehingga tidak keliatan bego2 amat . Kesimpulannya saya menjadi pengagum rahasia, dan tidak ada seorangpun tau. Bukan untuk menjadi orang terdekat, tapi lebih menjadi inpirasi buat saya. Terutama inpirasi saya menulis, dari kecil saya terbiasa menulis di buku pribadi -kalau tidak pantas disebut diary. Dengan membaca blog-nya saya memberanikan untuk membuat blog juga. Percaya atau nggak, kadang yang jadi pikiran di otak saya, sudah ditulis di blognya. Intinya kadang kita punya kesamaan pikiran tanpa harus mendiskusikannya satu sama lain. I wish…I wish…I could turned back time..

*curhatan perdana setelah sekian lama