Biru
Bagaimana perasaanmu
Ketika kamu pulang
Tidak ada keluarga yang mengasihimu, menyayangimu
Menyambutmu di depan pintu
Bagaimana perasaanmu
Ketika kamu ingin bercerita banyak hal
Tapi tak ada seorangpun disisimu
Yang bersedia mendengarkan keluh kesahmu
Bagaimana perasaanmu
Ketika sekolah menjadi barang mahal
Bahwa uangmu tidak akan pernah cukup
Untuk membayar semua itu
Bagaimana perasaanmu
Ketika sakit menjadi larangan
Dan hanya memiliki dua pilihan
Menunggu keajaiban atau Sunatullah yang bekerja